Bayangmu
Dan bayangmu pun pergi
bersama hujan
Reda, diam, dan mencekam
Yang menyisakan dingin
menusuk tulang.
Kemarin dan hari ini
adalah hari-hari yang sunyi
Pada sang waktu ku
berbagi rindu
Pada sang malam yg tak ku
ingin jadi siang
Karena di gelapnya malam
aku mengubur masa silam
(Janah’21)